SELAMAT PASKAH. GOD IS RISEN, ALLELUIA!

Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-106 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Yoh 20:9 “Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.”

 

Selamat merayakan hari Paskah! Hari ini kita merayakan Yesus yang telah bangkit dari kematian. Di Injil hari ini, para murid kaget dan tidak mengerti bahwa Yesus harus bangkit dari antara orang mati. Bagaimana dengan Anda dan saya, mengertikah mengapa Yesus harus bangkit? Apa arti Paskah bagi Anda?

Bagi saya pribadi perayaan Paskah ini benar-benar menjadi puncak untuk merayakan betapa luar biasanya Tuhan kita. Saya membagi dalam 3 hal:

1.Allah yg mengasihi kita di atas dosa dan perbuatan buruk kita
Bagi dunia yang namanya ketauan berbuat salah apalagi dosa itu aib, harus dikucilkan, harus dihukum, di cap jelek, dihakimi, dst. Pandangan orang akan berubah pada kita bila kita ketauan berbuat buruk. Tetapi bagi Tuhan, pandanganNya pada kita tidak berubah. Buktinya adalah Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang berdosa memiliki kesempatan untuk percaya kepada-Nya sehingga beroleh hidup yang kekal. Ia tetap mencintai dan menganggap kita berharga bagai biji mataNya.

2.Allah yg mengatasi logika atas hidup dan mati
Yesus bangkit dari mati? Kalau dipikir secara logika ini sangat susah dimengerti. Loh namanya sudah meninggal kok hidup lagi?! Tetapi itulah luar biasanya Allah kita. Kuasa dan perbuatanNya melebihi akal pikiran manusia. Apa tidak bangga kita memiliki Allah seperti itu? Artinya jangan pernah lagi kita mengkotak2an kuasa Tuhan, membatasi kemampuanNya. Karena bila Ia dapat bangkit dari kematian, artinya tidak ada yg mustahil bagiNya.

3.Seakan Ia “mati” meninggalkan kita tetapi Ia tidak pernah meninggalkan kita
Ketika Yesus mati di kayu salib, para murid sedih karena seakan hilang harapan mereka akan juru selamat yg mereka percaya. Tetapi Yesus bangkit dari kematiannya. Kitapun sering merasa seakan Tuhan “mati” meninggalkan kita tetapi sesungguhnya Ia tidak pernah meninggalkan sedetikpun krn Ia adalah Allah yg selalu beserta kita. Ia mati buat kita dan hidup buat kita.

Di halaman ke-106 ini, mari kita ucapkan terima kasih pada Tuhan atas kasihNya yang teramat besar melebihi segala perbuatan buruk dan dosa kita. Allah yang luar biasa mengatasi segala logika. Sungguh tidak ada yang tidak dapat Ia lakukan untuk menjaga dan memelihara hidup kita. Dan Ia membuktikan Ia adalah adalah Emmanuel, Allah yang selalu beserta kita semua 😊. Tuhan memberkati.

%d bloggers like this: