Refleksi Harian Epiphany – Halaman ke-66 dari 365 halaman dalam tahun

“…karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan…” Mat 6:8

Bacaan Injil hari ini menceritakan tentang ajaran Yesus akan doa Bapa Kami. Dan penggalan ayat di atas adalah perkataan Yesus untuk kita percaya bahwa Bapa yang kita panggil dalam doa Bapa Kami adalah Bapa yg tau apa yang kita perlukan.

Sering dalam hidup kita penuh rasa kuatir, terutama akan masa depan. Soalnya kita tidak tau 100% apa yg akan terjadi dan kita tdk bs 100% mengkontrol apa yg akan terjadi. Tetapi kalau kita percaya Tuhan Allah Bapa tau apa yg kita butuhkan dan Ia akan menyediakannya buat kita, mengapa kita perlu kuatir?

Hari Minggu kemarin saya ditanya seorang teman apakah merasa deg2an karena Senin ini balik kerja lagi sejak cuti hamil saya. Ya jujur ada perasaan sedikit kuatir krn tdk tau apa yg akan terjadi. Ditambah di hari tsb, anak saya yg baby akan masuk childcare. Dan juga anak saya yang pertama (kelas 1 SD) harus bangun pagi untuk pertama kalinya pergi sekolah naik bus (saya tidak bisa antar dia karena saya kerja) dan pulang sekolah ikut program ‘after school care’ sambil menunggu saya beres kerja. Tentu sebagai manusia, apalagi yang punya perasaan dan logika, berpikir macem2: nanti si baby bisa tidur ga ya di childcare, carer nya bener ga jagainnya, barang2 yg diperlukan ada yg ketinggalan ga ya, anak pertama bisa ga dia barisnya ke group yg benar, nanti ke kantor telat gak, dapet parkir gak, dst dst.

Tapi luar biasa ayat di atas langsung menguatkan saya karena Tuhan mengetahui yang anak-anakNya perlukan jadi saya tidak perlu overthinking yg bikin kuatir sendiri. Saya siapkan semua sebaik mungkin malam sebelumnya, dan berdoa Bapa Kami seperti di Injil hari ini, “…datanglah KerajaanMu, jadilah kehendakMu..”

Dan memang luar biasa, Firman Tuhan tidak pernah kembali dengan sia2. Malam itu si baby bisa tidur semalaman (biasanya dia bangun 1-2x malam2) sehingga ketika bangun pagi saya fresh banget. Anak saya yang pertama juga gampang bangun dan siap2nya. Saat ke childcare si baby tidak nangis dan mau main dengan yang lain. Bahkan saya sampe kantor tepat waktu dan teman-teman kantor welcoming banget. Saya bersyukur sekali Tuhan tahu apa yg saya perlukan!

Di halaman 66 ini di mana kita ada di masa prapaskah, adalah masa yang tepat untuk kita semakin merenungkan betapa Tuhan mengasihi kita dengan cintanya yang luar biasa unconditional. Yes Dia Tuhan yang tahu apa yang Anda dan saya perlukan dan tidak akan segan-segan mengaruniakannya buat kita. Seperti doa Bapa Kami hari ini, “Datanglah KerajaanMu dan jadilah KehendakMu, di hidupku seperti di dalam surga.” Tuhan memberkati.

%d bloggers like this: