Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-230 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Dan matamu sendiri telah melihat, apa yang Kulakukan terhadap Mesir. (Yosua 24:7b)

 

Kemarin kita sudah membaca betapa anda dan saya adalah orang yang merdeka. Namun tidak berarti anda dan saya bebas melakukan apa pun, dan semua sudah cukup jelas dijabarkan. Nah di refleksi harian Katolik pagi ini anda dan saya diingatkan kembali bahwa sebagaimana bangsa Israel, kita pun telah melihat semua kemurahan Tuhan melalui pekerjaan tanganNya yang ajaib! Yosua mengingatkan bangsa Israel pernah hidup sebagai bangsa yang dijajah di Mesir dan akhirnya bebas merdeka, keluar dari tekanan yang ada. Tidak hanya itu mereka juga menjadi saksi mata, melihat sendiri bagaimana Tuhan Allah bekerja!

Sebagaimana kita semua hidup di dunia ini, selalu saja ada HI and LOW moments di dalam hidup ini. Satu pengalaman dimana saya sedang melamar satu posisi lain di tempat saya bekerja. Saya begitu antusias terhadap berbagai hal, proactively taking extra responsibilities, full initiative dan selalu berbicara yang positif terhadap orang lain. Betapa bersyukurnya saya bisa bekerja di perusahaan ini. Namun saat mendengar feedback bahwa saya unsuccessful di dalam aplikasi saya (bahkan di panggil interview pun tidak😰), dengan alasan “i am not sure that this is what he wants for his future; and i dont think he is ready for this role” (kira2 demikian feedback yang saya dengar😱), rasanya sangat kecewa dan ingin marah. Hancur deh semangat 45 😁. Yang tadinya penuh percaya diri dan inisiatif, yang ada hanya rasa kecewa, kesal dan bertanya “Why? Not even an opportunity for interview?

Refleksi Harian Katolik Epiphany halaman ke-230, apakah anda pernah mengalami atau mungkin saat ini dalam kondisi low moments dan (secara tidak langsung, bukan mustahil) sedang kecewa terhadap Tuhan serta mempertanyakan, “kok begini?” Mungkin di dalam komitmen anda kepada Tuhan di dalam pelayanan? Mungkin di komunitas karena ada teman sepelayanan yang berbeda pendapat dengan anda dan anda menganggap anda yang benar? Atau mungkin di kantor atas perlakuan yang anda rasa tidak adil? Mari tundukkan kepala dan mengingat, betapa sesungguhnya Kasih Tuhan Yesus Kristus kepada anda dan saya selalu berkelimpahan! Tidak sehari pun Dia melewati anda dan tidak menjaga anda dan saya! Anda dan saya sudah MELIHAT & MERASAKANNYA. Apakah kita mau melupakan begitu saja hanya karena low moments yang anda dan saya alami saat ini?? Mari bangkit! Tuhan memberkati.

%d bloggers like this: