Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-355 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. (Lukas 1:44)

 

Setiap kali ada kutipan ayat dari kitab Kidung Agung, saya selalu teringat sharing salah satu romo yang cukup sering ke Sydney dimana beliau pernah menyampaikan bahwa kitab Kidung Agung mampu membuat para calon romo tersipu-sipu malu karena bahasanya benar-benar indah … bukan kotor ya 😉.

Kidung Agung adalah gambaran kasih Allah kepada kita ciptaanNya. Ia mengasihi anda dan saya tanpa pamrih, tidak akan lupa dan selalu penuh dengan api asmara, walaupun tahu pasangannya penuh dengan kelemahan. Bayangkan, tidakkah akan selalu meluap sukacita kita bila memiliki pasangan yang selalu mengasihi, mencintai dan menyemangati hidup kita walau kita jatuh dalam dosa?

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-355, bagaimana persiapan anda dalam menyambut peringatan kelahiran Sang Juru selamat Tuhan kita Yesus Kristus? Apakah penuh sukacita seperti Elisabeth yang sampai-sampai merasakan anak di kandungannya melonjak kegirangan dan sukacita karena menerima kunjungan Ibu Maria? Semoga sukacita kita sama di dalam menyambut kelahiranNya dengan hati yang kudus, bukan sekedar pesta dan pohon yang indah. Tuhan memberkati.

%d bloggers like this: