Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-68 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”  (Markus 12:31)

 

Pernahkah Anda tiba-tiba difitnah/dituduh padahal terpikirpun tidak pernah untuk melakukan hal yang dirumorkan? Pernahkah Anda diperlakukan tidak adil/pilih kasih entah di tempat kerja atau di rumah? Pernahkah Anda direndahkan/dibanding-bandingkan dengan orang lain? Pernahkah niat baik Anda tidak dihargai?

Itu semua pernah terjadi dalam hidup saya, dan jika hal tersebut pernah kalian alami juga dan kita tahu bagaimana rasanya diperlakukan semena-mena, tentu hukum Allah yang hari ini kita renungkan terdengar make sense (masuk akal) untuk kita jalani.

Namun mengapa pada prakteknya ini menjadi sebuah tantangan yang sangat besar untuk bisa mengasihi sesama tanpa menghakimi atau membanding-bandingkan? Mengapa sulit untuk menghargai perbedaan? Mengapa tidak sabar menghadapi kekurangan orang? Padahal kita sendiri tidak sempurna.

Dalam kekurangan & tantangan yang kita hadapi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, kitapun ingin dihargai, dicintai & diperlakukan dengan baik.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-68 ini, kita semua adalah ciptaan Tuhan, yang sedang dibentuk dan dalam proses menjadi sempurna seperti Dia. Tuhan menempatkan orang-orang yang berbeda dalam perjalanan hidup kita agar kita dapat bercermin & dapat belajar mempraktekkan cinta yang kita terima dariNya.

%d bloggers like this: