Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-32 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuanNya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju”  ( 1 Raja-Raja 2:3 )

 

Ayat di atas adalah amanat Daud kepada Salomo sebelum beliau meninggal. Sebagai orang tua, tentu selalu ingin memberi yang terbaik untuk anak, cucu dan orang-orang yang dicintai. Hidup saleh, sehat dan sukses adalah menjadi doa & pengharapan dari generasi ke generasi.

Waktu berlalu dengan sangat cepat, dan apakah yang kita kejar dalam hidup ini? Ketika kita pergi, apakah yang hendak kita wariskan pada mereka yang kita tinggalkan? Apakah kenangan mereka akan kehadiran kita?

Jangan takut untuk menjadi orang baik, jangan berhenti untuk tetap menjadi orang tua yang baik. Jangan menyia-nyiakan waktu untuk mengumpulkan harta warisan, karena setiap orang kiranya belajar membekali/mencukupkan dirinya sendiri. Janganlah kita memfokuskan diri dengan mengumpulkan uang & mengorbankan relasi karena waktu tidak akan pernah kembali.

Kiranya di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-32 ini, orang-orang di sekeliling kita boleh melihat campur tangan Tuhan yang menjadikan apa yang kita lakukan berhasil & dalam ujian kehidupan yang kita lewati, tangan Tuhan pun yang selalu menopang 🙏

%d bloggers like this: