Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-73 dari 365 halaman tahun 2019.

 

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (Matius 7:12)

 

Eka, bukan nama sebenarnya, tahu betul dengan kutipan ayat dari Injil hari ini. Sebagai seorang Katolik yang baik, ia selalu berusaha berbuat baik kepada semua orang agar orang lain juga berbuat yang sama dengan dia.

Sayangnya walau dia sudah berbuat baik kepada orang lain, belum tentu orang tersebut juga berbuat baik kepada dia, itu yang membuat Eka sampai merasa dongkol dengan Ferry. Karena itu, sebagai balasannya, dia berbuat exactly sama seperti bagaimana ia diperlakukan oleh Ferry. Eh ternyara Ferry malah marah. Malamnya Eka sambil bercanda ngomong sama saya: (sambil mengutip ayat hari ini) ternyata kalau kita perlakukan orang seperti ia memperlakukan kita, ternyata dia malah marah balik ha ha…

Siap-siap kecewa, kalau kita “berharap” orang lain akan membalas perbuatan baik yang kita berikan kepada mereka. Karena belum tentu mereka sadar, belum tentu standard kebaikan mereka sama dengan standard kita, atau bisa jadi mereka tak peduli sama sekali.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-73 ini, untuk melengkapi kutipan Injil hari ini saya ingin mengutip sebagian dari tulisan Mother Teresa: “Saat anda berbuat baik, orang akan menuduh anda punya motivasi tersembunyi, tetaplah berbuat baik. Perbuatan baik yang anda lakukan hari ini, mungkin akan terlupakan esok hari, tetaplah berbuat baik. Orang-orang yang benar-benar membutuhkan bantuan, mungkin akan menyerang anda ketika dibantu, tetaplah bantu mereka. Orang-orang sering kali tidak masuk akal, egois, tetaplah cintai mereka”

Seperti Tuhan Yesus memberikan nyawaNya kepada kita semua, berilah kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan dan saya yakin kita tak akan pernah merasa kecewa seperti Eka.

%d bloggers like this: