GOD ASKS YOU NOT TO GIVE UP!

Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-208 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya:”Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?” (Mat 13:10). Silahkan baca selengkapnya bacaan injil hari ini di Matius 13:10-17.

 

Saya pernah bertanya-tanya mengapa Yesus mengajar memakai perumpamaan, dan tidak langsung pada poin-poinnya sehingga jelas inti yang ingin Yesus sampaikan? Saya membayangkan kalau pengajaran Yesus jelas dan gamblang, maka orang akan membaca dan segera lupa. Tapi bagi orang sederhana dan rendah hati yang mau belajar, dia akan dengan setia dan tekun mencari makna dari perumpamaan ajaran Yesus, sampai akhirnya dia menemukan artinya, dan sekaligus ajaran itu akan melekat di dalam hati serta menambah imannya pada sang Guru.

Kuasa doa dan permohonan

Seorang ibu bersaksi, katakan saja ibu Kathy. Kathy dibaptis katolik sejak bayi berumur 2 hari. Dia bersekolah dari SD sampai SMA di sekolah katolik namun kemudian menikah dengan suaminya yang bukan katolik.

Pada suatu waktu Kathy diajak adiknya mengikuti sebuah retret. Pada saat pendoaan ada seorang iman bernubuat, kalau saat itu ada seorang ibu yang sudah menderita susah tidur selama 2 tahun, dan hari itu Tuhan menyembuhkannya. Kathy merasa nubuatan itu ditujukan untuk dirinya karena selama 2 tahun dia menderita insomia. Ternyata setelah pulang dari retret, Kathy sembuh! Kathy sangat bersukacita, dan mulai saat itu dia bertekad untuk mengenal siapa Tuhannya.

Kathy mencari jawaban dari sebuah komunitas katolik, tapi tidak menemukan hasil yang memuaskan. Akhirnya Kathy terdampar di sebuah komunitas kristen non katolik, dimana dia belajar banyak tentang firman, bahkan mendapat karunia bahasa roh di sana. Suatu kali Kathy datang kepada pendetanya untuk minta didoakan. Sang pendeta bertanya apa yang mau didoakan, dan Kathy minta doa untuk suaminya agar menjadi pengikut Yesus.

Selama berdoa pendeta bernubuat bahwa doa saja tidak cukup, dan harus disertai puasa selama 21 hari! Dengan tekad kuat, doa dan puasa dijalankan Kathy, walau berat pada awalnya. Setelah selesai berpuasa pada hari ke 21, mujizat terjadi. Kebetulan dalam waktu yang sama akan diadakan retret Katolik tulang rusuk untuk pasutri. Suami Kathy yang biasanya selalu menolak jika diajak mengikuti retret, kali ini surprisingly menyetujui.

Dalam retret tulang rusuk terjadi mujizat lain, suami Kathy mendapat sentuhan Roh Kudus yang membuat dia minta pada pastor pembimbing retret supaya bisa membaptisnya saat itu juga. Karena kejadian ini Kathy memutuskan untuk kembali ke gereja Katolik karena suaminya sudah memutuskan dibaptis secara katolik. Luar biasa kalau Tuhan mau menggunakan kuasa-Nya untuk memanggil keduanya menjadi pengikut Kristus.

 

Teruslah mencari Tuhan dengan tekun

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-208, marilah kita dengan tekun dan setia terus mencari, mengetuk pintu, membaca firman, mencari jawaban atas ketidak tahuan kita akan perumpamaan yang diajarkan Yesus. Melalui hubungan yang intim dengan Allah maka rahasia kerajaan surga akan dibukakan agar keselamatan yang dijanjikan Yesus bagi murid-murid-Nya bisa kita dapatkan. Amin.

%d bloggers like this: