Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-3 dari 365 halaman dalam tahun 2019.

 

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. (1 Yohanes 3:1)

 

Saya melihat seorang pria yang berpenampilan seperti preman, bertattoo, brewokan sedang memperhatikan seorang anak kecil sedang bermain pasir di pantai dari kejauhan. Saya agak waswas karena berita-berita penculikan yang sering kita dengar di media. Saya celingak celinguk mencari di mana orang tuanya.

Tak lama berselang, si anak melihat ke arah pria itu, dan tiba-tiba dia tersenyum,  berlari menghampiri pria itu mencium dan memeluknya dengan erat.

Ya ampun.. Saya telah menilai pria asing itu dari penampilannya ?dan malah sampai mencurigainya. Namun seorang anak akan mengenali ayahnya, dan tanpa keraguan mendekatinya.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-3 ini, dimana dunia selalu dipenuhi dengan kekhawatiran, ketidakpuasan & ketakutan, apakah kita tetap dapat mengenali kehadiran Bapa kita & menikmati perlindunganNya? Beranikah kita menghampiri tahta kasih karuniaNya? Karena melindungi, memberkati & mencintai anak-anakNya itulah kerinduanNya… sampai kapanpun.

%d bloggers like this: