Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-278 dari 365 halaman dalam tahun

 

“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit” (Lukas 10:2)

 

Pada hari ini di salah satu koran di Sydney tertulis headline besar bahwa pendukung same-sex marriage di Australia sudah melebihi 60%, dan diprediksi mereka akan mengalami kemenangan luar biasa di bulan November 2017 nanti.

Beberapa bulan belakangan, Australia memang sedang hangat dengan topik same-sex marriage. Sayangnya, sebagian besar dari anak-anak muda di Australia justru mendukung agar same-sex marriage untuk di approved. Jadi apabila same-sex marriage tidak menang tahun ini, suatu waktu dimasa depan, akan semakin bertambah banyak anak-anak muda yang mendukung gerakan ini.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-278, kita bisa melihat bahwa perjuangan Gereja Katolik untuk mewartakan kebenaran Injil masih panjang. Atau mungkin kita selama ini malah mengalami kemunduran? Dari peristiwa ini, ada beberapa hal yang bisa kita renungkan bersama-sama:

 

1. Sebagai satu Gereja, kita harus bersatu

Dalam sebuah ilustrasi, bayangkan Gereja itu seperti jala. Apabila jala tersebut tidak mengikat satu sama lain, alias terpisah-pisah, maka akan sulit untuk mencapai tujuan utama, yaitu menangkap ikan. Demikan juga, apabila Gereja dan komunitas tidak bersatu, maka potensi kita akan terbuang begitu saja, dan kita tak akan bisa memenangkan jiwa-jiwa bagi Yesus.

 

2. Gereja Katolik adalah Gereja orang-orang muda

Saya pernah mendengar St Pope John Paul II pernah berkata bahwa Gereja Katolik adalah Gereja bagi orang-orang muda. Dengan kata lain kita harus terus menerus bisa menginspirasi anak-anak muda untuk bergabung dan mewartakan Injil.

 

Mungkin kita bisa bersama-sama check and recheck. Apakah jangan-jangan selama ini tindakan/komentar kita malah mematikan semangat mereka? Atau apakah kita sudah memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperlihatkan potensi yang mereka miliki? Mungkin saat ini anda tau seseorang yang membutuhkan kesempatan tsb.

Tuhan Yesus berkata, “tuaian memang banyak”. Headline di koran di Sydney adalah bukti bahwa pekerjaan kita belum makin berkurang, malah makin bertambah banyak. Hanya dengan bersatu, dan menjadi inspirasi bagi orang-orang muda, kita bisa mejadi relevan dengan zaman modern. Dua puluh abad telah berlalu, namun tugas kita belum selesai, untuk menjadikan bangsa-bangsa menjadi murid Tuhan Yesus, dan untuk membaptis mereka didalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus (Matius 28:19)

%d bloggers like this: