Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-239 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34)

 

Saya teringat one moment dimana rasanya sudah hampir menyerah cari pekerjaan. Ratusan surat lamaran sudah saya kirim, baik langsung ke employer maupun melalui recruiter. Bolak balik interview sampai-sampai khusus beli jas 😱 karena mendengarkan masukan dari sesama job hunter, ternyata dapat juga enggak 😰. Dalam doa saya bertanya pada Tuhan, “Mau nya apa sih ya manusia? Dipanggil wawancara pekerjaan yang agak tinggi, dibilang no local experience. Apply job yang clerical dibilang over qualified. Kasih saya jalan dong Tuhan Yesus!” Doa yang kesannya ngomel dan berkeluh kesah soal manusia tapi sebetulnya adalah memerintah Dia, Sang Raja!

Di dalam kehidupan manusia, begitu banyak tantangan yang dihadapi sampai-sampai manusia mempertanyakan eksistensi Tuhan akan apa yang mereka hadapi. Bahkan tidak mustahil dalam banyak kejadian menganggap dirinya lebih pandai dari Tuhan sehingga merasa seolah-olah kalau dirinya adalah Tuhan, akan mampu menjalankan tugas dengan lebih baik.

Pernahkah Anda menonton film berjudul Bruce Almighty? Yep, film lama yang dibintangi oleh Jim Carrey yang mempertanyakan bagaimana Tuhan mengatur apa yang terjadi di bumi. Lalu dalam film tersebut si Jim diberi kesempatan menjadi Tuhan untuk memegang kendali dan mengatur dunia. Hasilnya kita semua bisa menebak, berantakan! Tuhan kita tahu, apa yang manusia butuhkan bukan yang manusia kehendaki.

Refleksi harian Katolik halaman ke-239, pada akhirnya saya mendapat pekerjaan di satu perusahaan ritel yang cukup besar, start dari bawah dan puji Tuhan bisa bertahan sampai sekarang hampir genap 10 th bekerja. Saya merefleksi semua yang saya alami, betul saya tidak mengerti rencanaNya di awal. Namun sekarang saya mengerti, Ia lebih tahu apa yang saya butuhkan dan bukan yang saya kehendaki!

Selamat menikmati hari Minggu dimana anda dan saya mendengar pengakuan Petrus, Yesus adalah MESIAS. Mari kita juga mengakui Dia sebagai Mesias pribadi kita semua. Tuhan memberkati

%d bloggers like this: