Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-343 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus” (Filipi 1:10)

 

Masih ingat tematis bacaan di awal-awal masa Adven? Ya betul, sangat kental bernuansa akhir jaman. Contoh saja Injil hari Minggu yang lalu dari Injil Lukas 21, yang salah satu ayatnya berbunyi, “pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya“. Jadi sebenarnya Adven ini untuk bersiap-siap menantikan akhir jaman? Not exactly. Namun memasuki masa Advent dimulai dengan mengingatkan anda dan saya akan siapa Allah yang sesungguhnya, siapa Raja diatas segala raja yang akan mengadili dunia ini.

Bacaan-bacaan berikutnya justru menghantar anda dan saya kepada persiapan menantikan perayaan kelahiran Sang Raja damai yang sesungguhnya, Tuhan kita Yesus Kristus. Itu sebabnya memasuki minggu Adven yang kedua, anda dan saya diingatkan agar kita bijaksana akan setiap keputusan yang anda dan saya ambil.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-343, seorang istri marah besar terhadap suaminya yang sepertinya tertangkap basah di sebuah night club. Dan si istri dengan HPnya merekam tampang sang suami yang sudah malu, pucat dan kesal. Kalimat akhir sang istri justru yang menarik, “percuma kamu pelayanan pap” 😱.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan pelayanan? Anggota komunitaskah? Anggota Gereja atau majeliskah?

Pertanyaan berikutnya, maukah anda dan saya terus berjaga-jaga dan mampu memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus seperti imbauan Rasul Paulus diatas? Tuhan memberkati

%d bloggers like this: