THE PEARL OF GREAT PRICE

Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-214 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Again, the kingdom of Heaven is like a merchant looking for fine pearls ; when he finds one of great value he goes and sells everything he owns and buys it. (Mat 13:45-46)

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga , iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.” (Mat 13:45-46)

 

Tentu sebagian besar pembaca refleksi harian Katolik Epiphany menyadari kalau bacaan Injil hari ini merupakan pengulangan bacaan Injil hari minggu yang baru lalu. Bedanya, kali ini dikombinasikan dengan bacaan pertama yang memperlihatkan betapa perjumpaan dengan Allah membuat muka Musa bersinar terang dan menimbulkan rasa hormat yang sangat mendalam pada bangsa Israel saat itu. Musa harus menyelubungi mukanya saat berhadapan dengan bangsaNya dan pada saat ia menghadap Allah, ia baru membuka selubungnya. Apakah karena hebatnya Musa sehingga wajahnya bersinar memancarkan kemuliaan Allah? Tentu bukan! Namun karena ia menjadi perantara Sabda Allah turun kepada umatNya, sehingga Musa diijinkan menerima hormat di dunia ini.

 

Keindahan duniawi vs surgawi

Kerajaan Allah diumpamakan sebagai pedagang yang mencari mutiara yang indah (fine pearl), indah di mata dunia. Namun saat ia mencari, ia menemukan mutiara yang sangat berharga (great value), tidak hanya indah namun bernilai luar biasa. Bukankah keindahan biasanya bernilai tinggi? Umumnya iya! Namun ada sesuatu di balik kata “sangat berharga”, sesuatu yang memampukan seseorang memberikan pengorbanan total (menjual seluruh miliknya, bisa berupa uang, waktu, harta, posisi, apapun!) demi memperoleh mutiara ini.

Hai team pelayan serta anda dan saya yang mengaku pengikut Kristus, apakah anda dan saya hanya mencari keindahan duniawi? Ketenaran dan kekayaan supaya dipandang indah dan hebat di dunia? Atau mau menerima Terang Surgawi dan layak di hadapan Allah dan umatNya?

 

Takut akan Tuhan

Minggu lalu saya berkesempatan memberikan pengajaran mengenai Karunia Roh Kudus (Yes 11:2-3) di salah satu komunitas di Sydney. Saya mau bawa sedikit ke renungan pagi ini. Kunci untuk menerima dan mengalami Mutiara yang Sangat Berharga tersebut adalah Takut akan Tuhan! Dengan takut akan Tuhan (fear of the Lord) ke 6 Karunia Roh Kudus lainnya (Wisdom, Understanding, Counsel, Fortitude, Knowledge dan Piety/Godliness) akan muncul di dalam diri seseorang. Dan pada saat itu, ia pun akan terang bercahaya seperti Musa.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-214, jika anda dan saya ingin dihormati oleh pasangan anda, anak-anak anda, maupun orang-orang di sekitar anda, mulailah dengan sikap Takut akan Tuhan.

Tuhan memberkati!

%d bloggers like this: