KASIHNYA SELUAS SAMUDRA SEDALAM LAUTAN

Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-116 dari 365 halaman dalam tahun.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal” Yoh 3:16a

Hari ini adalah pekan ke-2 paskah. Wow cepet ya waktu berjalan. Semoga semangat paskah tidak hanya menguatkan kita saat libur panjang kemarin, tetapi untuk sepanjang tahun 😊.

 

Kasih setia seorang Bapa

Bacaan hari ini kembali mengingatkan kita semua tentang kasih Allah yang begitu besar pada kita. Kasih Allah yang besar dan dalam, tanpa syarat, tetap mengasihi pendosa seperti kita… ini adalah suatu misteri. Untuk mengerti dibutuhkan pembelajaran seumur hidup. Setiap hari adalah kesempatan untuk mengerti kasihNya lebih lagi. Bahkan kita dapat belajar dari kejadian sehari2 di sekeliling kita.

Contohnya saja saat saya melihat pengorbanan suami utk merawat anak kami, Abby yang sedang terkena radang usus. Setiap kali sakitnya menyerang, ia sampe meringis dan memutar2 badannya utk menahan sakit. Sepanjang hari ia lemes, tidak bisa berdiri apalagi jalan, yang nafsu makan dan muntah2.

Tetapi melalui kejadian ini saya melihat pengorbanan suami sebagai papanya Abby, ia rela melakukan apa saja demi mengurangi sakitnya Abby. Ia siap sedia setiap kali Abby muntah, minta digendong untuk ke toilet, dan menemani ketika sakitnya menyerang. Ketika malam hari, beberapa jam sekali Abby akan bangun karena kesakitan. Dan papanya langsung mengolesi perut Abby dengan minyak kayu putih dan memeluknya sampe tertidur lagi. Bahkan ada 1 malam Abby bilang sudah ngantuk tetapi tidak bisa tidur karena sakit. Akhirnya ia membaca cerita dan menyanyikan lagu sambil menggendong Abby sampe tertidur. Ini bukan hal biasa yang ia lakukan, tetapi sebagai seorang ayah dia mau melakukan apa saja untuk menolong anaknya.

Saya sampai terharu melihatnya. Melalui pengalaman ini, Tuhan sedang mengajari untuk melihat wujud kasih Bapa pada anakNya melalui bagaiman suami saya merawat Abby yang sedang sakit. Seorang bapa yang mengasihi anaknya akan melakukan apa saja untuk menolong anaknya, bahkan untuk melakukan hal2 di luar kebiasaan.

 

Kasih Bapa di Surga

Di halaman 116 ini, kita diingatkan, bila papa di dunia saja mau melakukan apapun untuk menolong anaknya, begitu pula Bapa di surga yang sangat mengasihi anda dan saya. Setiap kali kita sedang down atau tidak kuat berjalan, Tuhan siap sedia untuk menggendong kita. Ketika kita merasa “sakit”, Tuhan tidak membiarkan kita berjuang sendiri, melainkan ia menemani, menghibur, memeluk dan membalut luka kita. Ketika kita mengalami sakit bukan berarti Tuhan meninggalkan kita, tetapi Ia menemani kita every step of the way sampai kita sembuh. Mari kita berdoa supaya setiap hari Tuhan boleh tunjukkan misteri kasih Tuhan yang besar buat kita. Ya Tuhan, aku percaya Engkau sungguh mengasihiku. Terima kasih untuk cintaMu 😊

%d bloggers like this: