Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-287 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Lukas 11:28)

 

Injil pada refleksi harian Katolik Epiphany pagi hari ini sederhana dan sangat singkat, namun memuat tantangan yang sangat berat!

Maksudnya? Coba baca keseluruhan bacaan pertama dan Injil, dan mari kita fokus sejenak pada Injil hari ini. Tidakkah orang membanggakan ibu Maria? Tentu saja. Namun jawaban Yesus dalam Injil Lukas ini cukup mengejutkan. Apakah berarti Ia tidak menghargai ibuNya? Wrong answer! Justru sebaliknya, ini adalah pujian luar biasa bagi sang Ibu, karena siapa yang bisa seperti ibu Maria?

Mari kita bersama-sama melihat contoh ini. Maria belum mempunyai suami pada saat ia mengetahui bahwa dirinya akan hamil dan siap menanggung bahaya luar biasa disamping menahan malu dan cemoohan. Siapa yang memiliki iman dan karunia Roh Kudus membedakan roh seperti ibu Maria?

Pada saat Yesus hilang di bait Allah, saat ditemukan oleh Maria yang sudah stress mencari-cari Dia selama 3 hari, apa jawaban Yesus dan apa komentar ibu Maria? 😉 Saya percaya anda tahu jawabannya dan merenungkan bagaimana ibu Maria sanggup menahan emosinya. Mudahkah kita sebagai manusia menahan emosi? Apalagi jika mendengar anak kita membalas perkataan kita seperti kata-kata Yesus pada saat itu?

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-287, hadiah dan upah bagi mereka yang bertahan sudah sangat jelas, yaitu kehidupan kekal bersama Allah Bapa kita di Surga. Baca lagi bacaan pertama dari nubuat Nabi Yoel. Saat penuaian tiba ( ayat 13: Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur ), Allah sudah melihat dimana anggur itu berada, dan selebihnya dibuang ke neraka.

Apa arti Anggur? Adalah semua perbuatan baik dan menyenangkan hati Allah yang diharapkan terlihat hanya dari keturunan Yehuda (lihat ayat 17-18, “Pada waktu itu akan terjadi, bahwa gunung-gunung akan meniriskan anggur baru,…“). Ya, keturunan Yehuda saja untuk masa itu, yang berarti para pengikut Kristus, termasuk anda dan saya. Apakah hanya sekedar orang Katolik saja? Nope! Injil hari ini berkata, ”…ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya..

Berani menerima tantangan Tuhan Yesus? Mendengarkan FirmanNya, peka terhadap suaraNya, dan melaksanakan serta memelihara sabdaNya? Tuhan memberkati.

%d bloggers like this: