Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-321 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?  (Lukas 18:7)

Bacaan hari ini menyebut tentang seorang hakim yang tidak takut akan Tuhan & tidak menghormati siapapun. Namun fokus Yesus ketika menceritakan perumpamaan ini bukan kepada hakimnya, namun kepada tindakan iman seorang wanita yang memohon dengan tidak jemu-jemu

Banyak orang yang kehilangan imannya karena melihat & mendengar kelakuan & moral orang2 yang dipanuti dalam gereja berlawanan dengan ajaran kasih yang mereka ajarkan. Sedihnya lagi, keadaan ini dipakai sebagai alasan untuk meninggalkan gereja & menjauh dari Tuhan.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-321 ini, janganlah sampai kita salah fokus dalam mengikuti Dia. Kalau yang kita pandang adalah kelemahan & keterbatasan manusia dan segala penyesatan2 yang makin kacau terjadi saat saat ini.. maka kita akan berakhir dengan kekecewaan & kekhawatiran; mungkin buntut2nya kita akan berhenti berbuat kasih.

Walaupun saat ini yang kita lihat & kita rasakan tidak seindah seperti yang Ia janjikan, teruslah percaya kepada belas kasihan & kehadiranNya dalam segala situasi untuk menolong kita!

Semoga iman wanita dalam perikop hari ini boleh meneguhkan kehidupan doa kita! Kiranya iman kita bertumbuh lebih kuat dari perasaan kita; iman kita selalu lebih besar dari ketakutan kita. Amin! ??

%d bloggers like this: