MENJADI SAKSI KRISTUS DI DUNIA

Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-112 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Lalu Yesus berkata kepada mereka,”Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk!” Markus 16:15 (Silahkan baca selengkapnya bacaan hari ini dari injil Markus 16:9-15)

Setelah kebangkitan-Nya, Yesus sudah tiga kali menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Yesus mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka walau sudah melihat penampakan diri-Nya. Yesus juga mengutus mereka untuk mewartakan injil keseluruh dunia. Keimanan para murid yang mula-mula ragu, bertumbuh menjadi spartan. Santo Matius penulis Injil tidak di ketahui secara jelas apa penyebab kematiannya. Santo Markus penulis Injil, meninggal setelah di seret hidup-hidup di Alexandria dan relic nya disimpan Mesir. Santo Lukas penulis Injil, digantung di Yunani, sedangkan Santo Petrus rasul, disalib terbalik. Mereka menjalankan perintah Yesus untuk mewartakan injil ke seluruh dunia.

 

Memberitakan Injil melalui panggilan pelayanan kita

Sebuah komunitas Katolik di Indonesia melatih anggotanya melakukan tugas misionaris di daerah terpencil, antara lain di Meratus (Banjarmasin), Papua dan Flores. Sebagai orang awam mereka berbaur dengan penduduk, hidup bersama mereka, mengajarkan materi akademis, mengenalkan kehidupan yg higienis. Misal, penduduk dibuatkan jamban lengkap dengan septic tanknya. Lalu di sana mereka mengenalkan Tuhan karena penduduk Meratus tidak beragama (hanya menganut aliran kepercayaan).

Saat ini setiap beberapa bulan, datang pastur membaptis mereka dan mengadakan misa. Jumlah awam yang menyediakan diri untuk menjadi volunteer sekarang ada 32 orang (15 orang dari Indonesia dan 17 orang dari Sabah). Latar belakang mereka ada yang baru selesai sekolah, bahkan ada pula 2 pasang suami istri. Kasih Tuhan turun kepada saudara-saudara kita melalui para volunteer ini, terutama agar saudara-saudara kita ini mengenal siapa Tuhan Yesus dan ajaran-Nya.

 

Mulailah Sekarang!

Halaman ke-112, Tuhan Yesus meminta para murid dan juga kita semua, anda dan saya untuk mewartakan injil keseluruh dunia. Apakah kita sudah memulainya? Mulailah dulu dari orang diseliling kita, keluarga kita yang belum mengenal Kristus, lalu teman-teman kerja kita. Susah? Memang susah! Para murid pun menjadi martir karena melakukan tugas pewartaannya. Kalau kita ditolak atau dicemooh, artinya itu langkah kita untuk semakin bersemangat.

“Tuhan yg maha kasih, kami mengerti, Engkau menghendaki kami melakukan pewartaan ke seluruh dunia, apalah artinya kami ini Tuhan, tapi melalui penderitaan-Mu di salib dan kemenangan-Mu atas maut, berilah kami rahmat-Mu agar berani melakukan perintah-Mu”. Amin.

%d bloggers like this: