Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-308 dari 365 halaman dalam tahun.

 

“Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu” (Lukas 14:8)

Silahkan baca bacaan injil hari ini dari Luk. 14:1,7-11

Kalau di zaman sekarang Yesus melihat orang-orang datang ke pertemuan gereja, pasti Beliau akan mendapati kondisinya kebalikan dari jaman perumpamaan itu ditulis, karena banyak orang justru memilih duduk di belakang. Mungkin supaya tidak terlihat langsung oleh pasturnya kalau tertidur sebentar atau cek HP.( entahlah hanya mereka dan Tuhan yang tahu tentunya )

Jadi apakah masih relevan dengan keadaan sekarang? Ada apa sebenarnya dengan duduk di belakang dan di depan?

Ketika kita datang ke dalam suatu pertemuan dengan berpikir bahwa saya diundang, disukai, dan dihormati karena status saya, posisi saya, jabatan saya, maka bersiaplah Anda untuk kecewa. Karena ketika si tuan rumah sedang sibuk-sibuknya melayani tamu lain dan lupa menyapa atau mempersilakan kita duduk di dekat tuan rumah, kita akan merasa diabaikan. Gejala-gejala selanjutnya biasanya: tersinggung, sakit hati, & mungkin yang lebih parahnya tidak bersedia untuk datang lagi) ?

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-308 ini, ketika kita memposisikan diri kita lebih penting dari orang lain ( biasanya kita lalu berpikir, “Biar tahu rasa dia tanpa saya” ), ketika kita merasa diri kita lebih hebat & layak dihormati lebih dari orang lain, sesungguhnya kita sedang membiarkan iblis mengelabui pikiran kita & kita sedang masuk dalam perangkap iblis.

Semua manusia memiliki derajat yang sama di mata Tuhan. Kaya miskin, tua muda, tinggi pendek, kita semua adalah ciptaanNya. Kita diundang ke perjamuanNya karena Tuhan mengasihi kita, dan dalam setiap undangan yang kita terimapun adalah suatu kesempatan bagi kita untuk berbagi kasih & sukacita dengan saudara-saudara & sahabat-sahabat kita.

Tuhan, beri kami mata seperti mataMu yang melihat orang2 di sekeliling kami dengan hati yang penuh kasih. Amen. ??

%d bloggers like this: