Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-345 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang. (Matius 18:14)

 

Saya sudah dua kali main ski dan nampaknya saya memang kurang bakat atau kurang beruntung. Saya berhasil nyasar di gunung setiap kali bermain ski di Snowy Mountain. Semua itu gara-gara saya naik lift yang salah sampai ke atas gunung, padahal kemampuan baru sebatas ‘ngesot’ di daerah main anak-anak. Sempat malu karena diketawain anak-anak yang ngebut di kiri kanan saya, dan saat dijemput oleh petugas karena gunungnya sudah tutup dan saya masih tersesat.

Sudah hampir 20 tahun saya ikut komunitas-komunitas Katolik dimana sudah ratusan bahkan ribuan sharing saya dengar. Satu hal yang saya sadari adalah setiap orang pasti pernah ‘nyasar’ dalam perjalanannya menuju kekudusan dan mengikuti jalan Kristus. Ada yang hanya sedikit nyasar dimana kita sedikit terlena akan dunia tapi langsung sadar dan kembali ke jalan yang benar. Ada yang nyasarnya jauh dimana kita meninggalkan Tuhan sepenuhnya. Ada yang kembali bertobat setelah sekian lama dan ada yang tidak pernah bertobat dan ‘tersesat’ sepenuhnya.

Bacaan hari ini di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-345 mau mengingatkan kita bahwa Bapa kita di sorga adalah seorang gembala yang mengasihi kita. Saat kita merasa jauh dan merasa Ia tidak dekat, sebenarnya Ia sedang mencari kita dengan gigih supaya kita kembali padaNya.

Mungkin ada diantara kita yang ragu apa Tuhan masih mau menerima kita karena dosa-dosa kita, mungkin juga ragu apa Ia mau mengembalikan orang-orang yang kita kasihi yang sudah jauh dari Tuhan. Firman hari ini dengan jelas menyatakan kalau Ia TIDAK MENGHENDAKI seorangpun hilang. Kalau petugas gunung saja bisa mau mencari dan menjemput saya, apalagi Bapa di sorga yang mengasihi kita semua.

%d bloggers like this: