Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-51 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.” (Matius 6:14)

 

Di masa pra-paskah ini kita diingatkan untuk bertobat dari dosa-dosa favorit kita dan kembali kepada Tuhan.

Bacaan injil hari ini pasti sudah tak asing lagi bagi kita orang Katolik karena isinya adalah Yesus yang mengajarkan kita doa Bapa Kami. Dua ayat terakhir memberi suatu syarat agar doa kita diampuni, yaitu supaya kita mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita.

Saya pernah bertemu seorang pemimpin grup rohani anak muda yang merasa marah karena ia dipukuli tanpa sebab oleh orang yang sedang mabuk di jalanan. Ia bertekad untuk membalas perbuatannya dan mau memukuli balik orang itu kalau ia temui. Tidak ada himbauan atau ajakan yang mau ia dengar karena tekadnya untuk membalas dendam sebegitu kuat.

Amarah dan dendam yang kita simpan mungkin terkesan ‘adil’ tapi Yesus mengetahui kalau kedua hal ini menjauhkan kita dari Tuhan dan kasihNya.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-51 mengajak kita untuk merenung sejenak tentang apakah ada orang-orang tertentu dalam hidup kita yang perlu kita ampuni. Mungkin perbuatan salah mereka sebegitu besarnya sampai membuat kita terluka. Marilah kita mohon karunia supaya kita bisa mengampuni sesama kita ini dan hidup dalam damai kasih Tuhan.

%d bloggers like this: