Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-57 dari 365 halaman tahun 2019.

 

“Pandanglah segala angkatan yang sudah-sudah dan perhatikanlah: Siapa gerangan percaya pada Tuhan lalu dikecewakan, siapa bertekun dalam ketakutan kepadaNya dan telah ditinggalkan, atau siapa berseru kepadaNya lalu tidak dihiraukan olehNya?”  (Sirakh 2:10)

 

Siapa yang senang direndahkan? Ok2 aja kalau dihina? Atau bahagia ketika ditimpa kemalangan? Tentu respon awal manusia pada umumnya adalah ingin membela diri & tidak suka bila diperlakukan dengan tidak adil.

Ketika kita merasa ingin menyerah, begitu tak berdaya & tak tahu lagi bagaimana harus berharap, mari kita melihat/mengingat kehidupan para orang kudus, santo santa yang walaupun “tidak mulus dan tidak mudah” untuk menjadi pengikut Yesus, namun lewat tantangan-tantangan & keterbatasan-keterbatasan yang mereka miliki ini justru memurnikan hati & meneguhkan iman mereka. Mereka percaya bahwa perjuangan yang mereka hadapi bukan karena Allah tidak mengasihi mereka.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-57 ini, semoga ketaatan & ketekunan kita menguduskan kita & boleh menginspirasi orang-orang di sekeliling kita sehingga mereka menjadi rindu untuk  mengenal Tuhan yang kita sembah, yaitu Tuhan yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tanganNya, bahkan selalu memperhatikan mereka yang lemah dan memuliakan mereka yang di mata dunia rendah/kecil.

%d bloggers like this: