Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-339 dari 365 halaman dalam tahun.

 

“Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil…” (Lukas 10:21b)

 

Pagi ini saya mau ajak pembaca refleksi harian Katolik Epiphany melihat versi lain terjemahan bahasa inggris dari penggalan ayat di atas untuk membantu anda dan saya memahami lebih lanjut siapa target audience yang Yesus ingin share sukacitaNya kepada Bapa di Surga.

Mari kita fokus pada kata “bijak dan pandai” serta “orang kecil“. Jerusalem bible memakai kata “the learned and the clever” dan “little children“. Sedangkan dalam NIV (New International Version) menggunakan “the wise and the learned” dan “little one“.

Rupanya Yesus bukan sekedar mau menyindir mereka yang bijaksana dan pandai namun juga mengarahkan tegurannya kepada mereka yang sudah paham tentang Kitab Suci Perjanjian Lama dan aktif di dalamnya namun tidak terbuka akan kehadiran Allah di dalam pribadi Yesus, bahkan Yesus di tolak! Dengan kata lain, yang menurut dunia bijak dan pandai, justru tertutup karena merasa diri terlalu pintar, mampu mengerti kehendak Allah dan menempatkan diri lebih tinggi dari Allah sendiri. Justru anak-anak yang polos atau orang-orang sederhana yang rendah hati mampu menerima, melihat dan merasakan Allah yang hadir, Allah yang menyembuhkan, dan Allah Bapa yang mengasihi umatNya, dalam diri Yesus.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-339, masa Adven tahun ini sudah dimulai. Marilah kita memasuki masa persiapan ini dengan rendah hati bagai anak-anak yang polos, mensyukuri setiap berkat yang Ia sudah berikan dan kembali merefleksikan diri kita bagaimana di dalam mengikuti Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi kita sehari-hari. Masa Adven identik dengan masa pertobatan dan kembali ke padaNya dengan sepenuh hati. Tuhan memberkati

 

%d bloggers like this: