Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-282 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” (Lukas 10:41-42)

 

Ada orang yang mati-matian pelayanan (aktif di Gereja) sampe kepala pusing, kerjaan ketinggalan, keluarga ditinggal. Mereka berpikir makin banyak jam yang dihabiskan di dalam komunitas Gereja = makin suci. Ada orang yang gak suka pelayanan, lalu memakai ayat hari ini untuk membela diri.

Seorang manager kenalan saya sempat mengeluh dan katanya dia berjanji untuk tidak mau lagi mempekerjakan anak-anak muda yang aktif di Gereja, karena katanya, mereka sedikit-sedikit minta libur, karena harus pelayanan, hari lain minta off lagi karena harus ikut retret. Akhirnya kerjaan kantor jadi amburadul. Nah lo?! Ayat hari ini berisi sindiran halus dari Tuhan Yesus untuk orang-orang yang sibuk luar biasa aktif di Gereja.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman 282 ini, apa yang bisa kita pelajari dari Maria yang duduk diam didekat Tuhan Yesus? Apakah berarti kita tak usah aktif di Gereja lagi? Tentu tidak. Ada orang-orang yang membaktikan dirinya untuk melayani orang lain, seperti imam, pastor, aktivis awam dan hidup mereka sungguh luar biasa membawa orang semakin dekat pada Tuhan Yesus.

Yang menjadi pertanyaan adalah: apakah pelayananku membawa diriku atau keluargaku atau orang-orang sekitarku semakin dekat pada Tuhan Yesus? Jangan terburu-buru menjawab YA. Coba tanya ke orang-orang terdekat kita, sering kali merekalah yang lebih tahu. Jika jawabannya TIDAK, mungkin kita perlu menekan tombol rem terlebih dahulu, take a step back, jangan-jangan selama ini kita sudah memberhalakan pelayanan kita.

%d bloggers like this: