Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-42 dari 365 halaman tahun 2019.

 

Kemana pun Yesus pergi, ke desa-desa, ke kota-kota atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamahnya menjadi sembuh. (Markus 6:56)

 

Yesus mewartakan kerajaan Allah, dan menyembuhkan semua orang sakit. Orang yang datang pada-Nya dengan penuh iman mendapat kesembuhan.

Hari ini Gereja memperingati Hari Orang Sakit Sedunia. Pengalaman mengunjungi orang sakit menunjukkan berbagai perilaku mensikapi penyakit dan iman mereka. Seorang bapa lansia yang menderita penyakit menahun yang membuat dia tidak bisa ke gereja sering berdoa agar Tuhan berkenan memanggil dirinya pulang ke surga. Seorang suami yang harus merawat istri dan anaknya yang sakit menunjukkan protesnya pada Tuhan atas beban yang harus di hadapinya. Ada pula seorang istri yang setia menemani dan meladeni suaminya yang sudah selalu diatas kursi roda, tetapi ibu ini tetap kuat imannya dan sangat sukacita kalau bisa menerima komuni kudus tiap minggu di rumahnya.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-42 ini mengajak kita, anda dan saya yang beriman pada Yesus untuk mengunjungi dan memperhatikan orang-orang sakit yang perlu dukungan agar tetap kuat imannya dalam menghadapi sakitnya. Mereka membutuhkan kunjungan, ajak mereka berdoa dan sharing iman melalui bacaan dan nasehat untuk memperkuat iman mereka, kekuatan iman ini telah membuktikan kesembuhan yang didapat orang saat bisa menyentuh jubah Yesus pada saat itu.

 

%d bloggers like this: