Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-71 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

Pegawai istana itu berkata kepada-Nya, “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.” Kata Yesus kepada-Nya, “Pergilah, anakmu hidup! Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepada-Nya, lalu pergi. (Yohanes 4:49-50)

 

Bacaan injil diambil dari kejadian dimana saat Yesus berada di Galilea, seorang pegawai istana yang anaknya sakit dan hampir mati datang memohon pada Yesus untuk kesembuhan buat anaknya. Pegawai istana itu percaya akan kata-kata Yesus lalu pergi mendapatkan anaknya yang sudah sembuh.

Teringat peristiwa saat pada awal kedatangan kami ke Sydney. Masa itu adalah masa-masa sulit karena sedang berusaha menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan baru sedangkan usaha yang kami rintis disini belum lancar.

Suatu hari saya dihubungi oleh salah satu teman kalau sedang ada tawaran untuk bekerja disebuah perusahaan besar di Indonesia. Saya mendapati bahwa lowongan itu bagus karena selain perusahaan itu besar, posisinya bagus, dan bayarannya juga besar.

Timbullah pergumulan di dalam keluarga kami. Kedua anak kami sudah betah sekolah di Sydney tapi terlalu kecil bila di tinggal di sini, tetapi pasangan saya belum siap kalau saya tinggal di Sydney.

Pergumulan itu kami bawa kepada Tuhan karena kami percaya hanya Dialah yang sanggup mencarikan jalan buat kami sekeluarga. Tiap malam kami memasang lilin dan berdoa, masing-masing dari kami mengucap doa. Kedua anak saya berdoa sambil menangis, memang berat saat itu. Kami hanya bisa berserah dan percaya Tuhan akan memberi tanda buat kami.

Tepat 40 hari kami berdoa, ada berita bahwa posisi tersebut sedang ditunda recruitmentnya. Kami percaya itu tanda dari Tuhan untuk kami. Tiga bulan setelah itu ternyata sebagian besar saham perusahaan itu diambil alih oleh konglomerat dari Malaysia. Apalah jadinya kalau saya ambil posisi itu dan akhirnya terpaksa melepasnya karena pihak Malaysia pasti menaruh orangnya pada posisi strategis itu.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-71, dalam masa pra paskah minggu ke-4 ini marilah kita mau semakin bisa mempercayakan kehidupan kita, anda dan saya, pada Sang Pencipta yang sangat mengasihi kita. Kalau kita mau datang kehadirat-Nya, seperti pegawai istana yang mau datang memohon kepada Yesus untuk kesembuhan anaknya, kita boleh percaya bahwa Dia akan memberikan mujizat buat kehidupan kita. Kata kuncinya adalah percaya dan berserah, maka Tuhan akan campur tangan memberi jalan keluar buat persoalan kita. Amin.

%d bloggers like this: