Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-134 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu.” (Yohanes 15:16)

 

Hari ini gereja katolik merayakan Santo Matias. Dengan cara membuang undi, beliau yang terpilih saat itu menjadi pengganti rasul Yudas. Santo Matias selalu ada bersama2 dengan para rasul, mulai dari pembaptisan Yohanes sampai dengan kenaikan Tuhan Yesus ke surga.

Saya teringat pada kejadian 13 tahun yang lalu. pada tahun pertama pelantikan sebuah kepengurusan Persekutuan Doa, ketika pastur memanggil orang-orang yang akan bertugas, tiba-tiba ada 1 teman yang sedang membantu kami, yang seharusnya tidak ikutan dilantik saat itu tapi entah waktu itu kenapa, pastur ikut memanggil dia dalam doa perutusan. Dan sejak saat itu dia ikut aktif melayani bersama-sama. Kami sangat diberkati dengan kehadiran, kontribusi dan semangat dia dalam komunitas kami.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita mungkin pernah berpikir bahwa, “ahh dia lebih baik dari saya, tentu dia yang lebih pantas untuk dipilih” atau mungkin pula kita merasa bahwa, “Dasar hokinya (untungnya) dia bisa mendapatkan posisi A, B & C”

Namun di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-134 ini, marilah kita meneladani kesetiaan Santo Matias dalam mengikuti Yesus, dan semangatnya dalam bersaksi tentang kebangkitan Yesus.

Ketika kita melakukan bagian kita dengan sungguh-sungguh, hidup setia & percaya pada penyelenggaraanNya, Tuhan sanggup mempromosikan anak-anakNya.

He works in His mysterious way (pekerjaan Nya tak terselami akal pikiran manusia) Dia tak pernah salah memilih, Dia senantiasa mempercayakan kita jauh lebih dari yang kita pikir kita pantas untuk menerima. Terima kasih Yesus 🙏

%d bloggers like this: