Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-77 dari 365 halaman tahun 2019.

 

Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. (Lukas 6:37)

 

Memasuki hari ke-11 masa Prapaskah, bagaimanakah perjalanan pertobatan kita? Tentunya kerinduan kita untuk mendapat belas kasihan dan pengampunan dari Allah semakin hari semakin kuat.

Namun bacaan hari ini menyentak kita untuk tidak lupa bahwa kita wajib mengampuni sesama yang bersalah kepada kita. Yesus telah terlebih dahulu mengampuni kita, karena itu kita pun harus mau untuk mengampuni sesama, jadi janganlah kita menghakimi, menghukum sesama.

Allah adalah Bapa bagi seluruh umat manusia. Sebagai Bapa yang baik dan adil, Ia sayang kepada semua umat manusia. Tentunya Ia tidak menghendaki anak-anak-Nya saling bermusuhan, saling menyakiti, saling tidak mengampuni.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-77 ini mengajak kita untuk mengambil waktu mengingat kembali orang-orang yang telah menyakiti kita, orang-orang yang dahulu kita belum sanggup untuk ampuni. Menghakimi dan menjatuhkan hukuman adalah hak Allah. Ada kalanya luka yang kita alami demikian dalam sehingga kita tidak rela dan tidak sanggup untuk mengampuni, tapi dengan bersandar pada rahmat dan kekuatan Allah, kita akan sanggup membuat keputusan untuk mengampuni sebagai langkah awal untuk memberikan ruang bagi Allah untuk memulihkan luka tersebut.

 

 

%d bloggers like this: