Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-337 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. (1 Korintus 9:16b)

 

Selamat pagi, selamat hari Senin 😁. Bacaan-bacaan pagi ini mengingatkan kembali tugas utama panggilan anda dan saya, yaitu….. memberitakan Injil Yesus Kristus 🙏. Rasul Paulus bahkan mengatakan, ‘celakalah aku jika tidak memberitakan Injil‘ atau dengan kata lain mau tidak mau, compulsory task yang ia harus lakukan!

Seorang duda (karena sang istri sudah menghadap Bapa di Surga) dengan 2 anak yang masih di primary school memutuskan untuk menjadi part timer di dalam pekerjaannya. Dia memilih melayani anak-anaknya dengan meluangkan waktu untuk main di park, ke gereja bersama dan bahkan mampu menemani anak2nya ikut Sunday school daripada harus membeli berbagai hadiah elektronik atau iPad.

Coba bandingkan dengan kisah di bawah ini dimana seorang petinggi gereja ternyata punya kebiasaan ikut pesta pora yang seringkali diakhiri dengan sex bebas, padahal keesokan harinya harus berkotbah.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-337, membagikan Injil bukan soal berkotbah atau menjadi pewarta. Bukan soal aktif di satu komunitas atau menjadi tim pelayan. Membagikan Injil atau kabar gembira Yesus Kristus, justru dimulai dari kehidupan yang rendah hati dan mengejar kekudusan di dalam keseharian, sehingga banyak orang melihat kasih Kristus di dalam dirinya. Tuhan memberkati keputusan kita untuk memulai membagikan kabar gembira Kristus.

%d bloggers like this: