Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-219 dari 365 halaman dalam tahun.

 

Jawab mereka: “Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.” (Mat 14:17)

 

Apakah Anda sedang merasa kekurangan? Kurang waktu, kurang uang, kurang sehat, kurang dihargai, kurang dicintai, dst? Bila Anda merasa kekurangan dan membuat Anda tidak damai, tidak sukacita, dan kuatir, artinya Anda harus lebih lagi mendekatkan diri pada Tuhan Yesus.

Yesus berkata: “Bawalah ke mari kepada-Ku.” (Mat 14:16). Itulah perkataan Yesus ketika para murid menjadi kuatir karena mereka kekurangan makanan untuk diberikan kepada orang banyak yang datang untuk bertemu Yesus. Yang ada pada mereka hanya 5 roti dan 2 ikan. Jumlah yang sedikit itu diberikan pada Yesus. Yesus lalu mengucap berkat dan membagi-bagikan makanan itu sehingga semua makan sampai kenyang, bahkan tersisa 12 bakul penuh! Maka bawalah kepada Yesus apa yang menjadi kekurangan Anda.

Seorang wanita Jerman bernama Afra, karena profesinya sebagai seorang pelacur, membuat dirinya kekurangan jauh dari yang namanya harga diri. Ia hidup dengan pandangan masyarakat dan gambaran diri yang telah rusak. Tetapi ketika ia akhirnya bertobat dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dalam hidupnya, Tuhan menyembuhkan bahkan memperbaiki nama baiknya perlahan tapi pasti. Kasih Yesus yang ia alami memampukan ia menjadi wanita Kristen yang sangat menghayati imannya, salah satunya dengan membagikan hartanya kepada orang-orang miskin dengan penuh ketulusan. Kegiatan-kegiatannya membuat ia ditangkap dan dipaksa untuk mempersembahkan kurban bakaran kepada dewa-dewa kafir, atau dihukum mati. Tetapi Afra menolak dengan tegas dan mengakui bahwa walaupun masa lalunya tidaklah baik tetapi sekarang ia mau menjalani hidupnya sebagai seorang Kristen sejati. Sampai akhir hayatnya Afra memperlihatkan perubahan seorang Kristen yang sejati. Dari pribadi yang rusak harga dirinya, menjadi pribadi dengan identitas sebagai anak yang dikasihi Allah. Dari pribadi yang merusak moral masyarakat, menjadi pribadi yang membawa berkat bagi masyarakat. Semua bermula sejak Afra membawa hidupnya pada Yesus. Afra kemudian menjadi seorang santa yang kita rayakan perayaannya hari ini.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-219, apakah Anda sekarang merasa hanya memiliki “5 roti dan 2 ikan”? Bawalah kepada Yesus. Ia adalah Bapa yang baik yang sanggup menjaga dan memelihara hidup Anda dan saya. Terlebih lagi, “5 roti dan 2 ikan” Anda bahkan dapat dibagikan untuk memberkati banyak orang. Percayakah Anda?

%d bloggers like this: