Refleksi Harian  Epiphany – Halaman ke-51 dari 365 halaman dalam tahun

“Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” Mrk 9:24

Ucapan di atas keluar dari mulut seorang ayah yg memohon pada Yesus spy menyembuhkan anaknya. Menarik sekali ucapannya pada Yesus, “Aku percaya. Tolonglah aku yg tidak percaya ini!” Hayo jadi maksudnya ia percaya apa gak percaya ma Yesus?! 😧Hehehe…

Silakan baca cerita lengkapnya di Mat 9:14-29. Di cerita tsb awalnya si bapak minta tolong Yesus setengah2 alias ga gitu percaya. Ya kalau Yesus dpt sembuhkan ya terimakasih, tp kalau Yesus tdk dpt ya terima saja. Ternyata Yesus malah mengornya bahwa tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!

Ternyata perkataan Yesus itu membuat si bapak tumbuh imannya akan Yesus. Ia sadar ia meminta tolong Yesus dg pengertian dan kekuatan ia sendiri sehingga ia ragu2. Karena sadar akan kelemahannya ini, ia lalu minta Yesus utk menolong dia spy ia bisa percaya, karena ia percaya Yesus dapat menolongnya! Dan akhirnya Yesus mengabulkan permintaannya yaitu menyembuhkan anaknya.

Jumat kemarin saya lumayan was2 krn sedang mempersiapkan bahan renungan utk sel di hari Sabtu. Masalahnya malamnya saya kurang tidur shg seharian rasanya badan cape, ngantuk, ga konsen, kepala pusing. Saya mulai kuatir apakah saya bisa menyelesaikan bahan renungan sel. Namanya kuatir malah bikin kepala makin pusing! Lalu saya doa utk minta tolong Yesus. Tp ketika doa pun msh kuatir. Tb2 renhar ini malah menegur saya pribadi! Wah kok rasanya saya ky si bapak tsb, minta tolong Tuhan tp tetep ragu2, karena saya mengandalkan kekuatan sendiri utk percaya padaNya. Lalu saya mengucapkan doa seperti si bapak tsb, “Aku percaya Kau dapat menolong aku yg tdk percaya ini Tuhan.” Luat biasa, saya merasa tdk perlu paksakan diri utk percaya tapi Tuhan yg bantu saya percaya. Puji Tuhan renungan sel selesai dan Sabtu pagi saya dpt membawakannya utk memberkati temen2 sel.

Byk org bertanya2 gmn sih supaya bisa bener2 percaya sama Tuhan? Di bacaan hari ini kita belajar dari si bapak bahwa terkadang kepercayaan kita pada Tuhan msh ada unsur ragu2nya. Tetapi yg bapak itu lakukan adalah datang pada Yesus dan memohon utk Yesus menolongnya utk percaya. Si bapak ini jd percaya krn ia datang pada Yesus dan mendengar perkataan (firman) Yesus yg menambahkan imannya.

Hal 51, ketika Anda ingin percaya pada Yesus tetapi msh ragu2, jangan andalkan kekuatan sendiri. Datang pada Yesus minta pertolonganNya: “Tuhan tolonglah aku yg tdk percaya ini, aku percaya padaMu!” Dan Tuhan adalah Bapa yg baik, ketika anakNya datang dan meminta tolong, Ia tdk hanya menolong tp mengaruniakan segala sesuatu yg kita perlukan!

%d bloggers like this: