Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-340 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal. (Yesaya 26:4)

 

Hari ini gereja merayakan Santo Nikolaus, seorang uskup dengan banyak cerita tentangnya. Melalui legenda tentang dialah, tokoh Santa Claus muncul. Sekarang justru Natal menjadi identik dengan Santa Claus, hadiah, pohon dan hiasan Natal. Banyak orang sudah menyibukkan diri dengan mempersiapkan kado dan pesta.

Namun bagi kita umat Katolik, Natal adalah terutama perayaan akan kelahiran Yesus sang Juru Selamat manusia. Kita boleh saja merayakan pesta akhir tahun bersama teman-teman kita, tapi pesta Natal hanya kita rayakan setelah misa Natal usai, karena kita tidak mungkin pesta tanpa Dia yang kita rayakan kelahiranNya.

Injil hari ini mengingatkan kita bahwa yang masuk kerajaan surga adalah mereka yang melakukan kehendak Bapa, yang pastinya banyak kali menantang kita untuk keluar dari zona nyaman. Namun nabi Yesaya menyatakan bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan kita.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-340 ini, kita diajak untuk berlindung pada Tuhan sendiri, menimba kekuatan untuk dapat terus berjuang melakukan kehendak Bapa di surga agar kita tidak terlena oleh kenikmatan dunia, dan kemudian lupa tujuan akhir hidup kita. Santo Nikolaus doakanlah kami.