Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-76 dari 365 halaman tahun 2019.

 

Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia. (Lukas 9:35)

 

Angka tiga banyak disebut dalam bacaan pertama dan Injil hari ini. Pertama, Allah minta Abram untuk mengurbankan 3 binatang yang berumur 3 tahun. Lalu, Yesus membawa 3 murid kesayangannya ke atas gunung, dimana Ia ber-3 dengan Musa dan Elia ngobrol.

Angka 3 punya makna penting dalam tradisi pengikut Kristus. Tiga mengekspresikan awal, tengah dan akhir dan dianggap sebagai angka yang melambangkan suatu kepenuhan atau kelengkapan.

Pemenuhan janji keselamatan Allah digambarkan lewat peristiwa transfigurasi Kristus yang kita baca hari ini. Perjumpaan Yesus dengan dua tokoh perjanjian lama menghubungkan Yesus dengan tradisi dan hukum. Kemuliaan Yesus juga dinyatakan lewat perubahan penampilanNya, menggambarkan kemenanganNya yang akan datang. Allah lalu memperkenalkan Yesus sebagai anakNya yang tunggal! Peristiwa ini diakhiri dengan kejadian dimana semua penglihatan menghilang dan yang tersisa hanya Yesus seorang diri. Hanya satu pribadi yang bisa dilihat oleh ketiga murid.

Refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-76 menarik perhatian kita kepada pemenuhan janji keselamatan Allah bagi umatNya. Tuhan seolah-olah membuat suatu ‘showcase’ dramatis dimana seluruh perhatian sang penyimak tertarik untuk mendengar pesan penting yang tidak boleh dilewatkan. Secara sederhana, pesan tersebut adalah Yesus Kristus, Anak Allah, Penyelamat dan ajakan untuk mengikuti jalan yang dibukakanNya menuju Kerajaan Allah.