Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-1 dari 365 halaman dalam tahun 2019.

 

Ia diberi nama Yesus. (Lukas 2:21)

 

Selamat tahun baru tahun 2019. Kita memulai tahun 2019 dengan menyambut kelahiran Tuhan Yesus. Sebagaimana Bunda Maria memberi nama pada anaknya Yesus, kitapun juga dapat memberi nama atas tahun yang baru ini.

Kita dapat menamakan tahun 2019 sebagai tahun yang akan menjadi penuh ‘pengharapan’, atau sebagai tahun yang akan menjadi tahun yang penuh ‘kemenangan’ dan ‘sukacita’ karena kita akan memulainya dengan sesuatu yang baru!

Di antara saudara-saudara saya, tahun 2018 adalah tahun yang penuh tantangan: ada yang kehilangan pekerjaannya, ada yang kehilangan bisnis yang telah ia geluti puluhan tahun karena kalah saingan, ada yang kehilangan uang karena nekat jual-beli bitcoin, bahkan ada yang anggota keluarganya baru divonis akan terkena kanker stadium 4, atau ada yang salah satu ortunya divonis akan bertahan hidup cuma beberapa minggu lagi. Uang ratusan juta sudah habis untuk mengobati ortunya.

Bagaimana kita melihat 2019, ini semua tergantung sejauh mana kita merefleksikan tahun yang telah berlalu. Kebanyakan orang apabila mengalami penderitaan, lalu akan mengomel dan marah-marah, ada yang lalu curhat di sosmed Facebook sehingga semua orang lalu jadi tahu.

Hari ini Bunda Maria justru “menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya” yang berarti ia menyerahkan segala perkara itu kepada Tuhan dan mohon bimbinganNya.

Hari ini adalah halaman ke-1 tahun 2019. Bunda Maria memberi nama anaknya ‘Yesus’, dan Ia adalah Immanuel yang berarti Allah beserta kita. Kita semua menghadapi banyak perkara didalam hidup sehari-hari, besar maupun kecil. Tetapi kita bisa mencontoh Bunda Maria, untuk menyimpan segala perkara didalam hati kita, dan untuk merenungkan serta mensyukurinya sebab sampai saat inipun Allah masih menyertai kita.

Dengan nama Tuhan Yesus bagi kita orang Katolik, tahun baru juga berarti pengharapan baru, sebab kita punya semangat dan tujuan yang baru juga. Dengan nama Tuhan Yesus, kita harus siap untuk mendapat kesempatan baru, kekuatan baru, dan juga berkat-berkat yang baru juga.

Selamat tahun baru 2019!