Refleksi Harian Katolik Epiphany. Halaman ke-302 dari 365 halaman dalam tahun 2018.

 

“Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: “Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat.”  (Lukas 13:14)

 

Di saat banyak orang takjub mendengar & melihat begitu banyak orang-orang yang disembuhkan Yesus, ternyata ada pula orang-orang yang gusar karena Yesus menyembuhkan di hari Sabat ( bertentangan dengan peraturan yang mereka jalankan )

Saya mendengar seorang ayah yang menegur anaknya di depan umum, “Lihat kelakuanmu itu, apa kata orang coba! Bikin malu keluarga saja!” Dan beliaupun sering mengeluhkan anaknya yang tidak mau diajak ke gereja. Tentu lebih mudah untuk berkomentar/mengkritik kelakuan orang daripada benar-benar menempatkan diri pada posisi orang tersebut atau mencoba mengerti keadaan yang dialaminya.

Yesus dalam pelayananNya mengajar, menyembuhkan dan menolong orang-orang Israel karena digerakkan oleh belas kasihan, peraturan yang kaku tidak menghentikan niatNya. Fokus Yesus adalah agar kita hidup dalam terang & cinta kasih.

Di refleksi harian Katolik Epiphany halaman ke-302 ini, bagaimana dengan fokus kita ketika kita bekerja, bersama dengan keluarga & melayani dalam berkomunitas? Apakah kita lebih sering mendapati diri kita mengkoreksi orang karena merasa diri paling tahu & benar?